Indonesiandaily.com – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Grand Final Pemilihan Duta 2025. Dengan mengambil tema “Membina Generasi Inovatif dan Progresif Berdasarkan Nilai-Nilai Syariah”.
Setelah melalui proses panjang yang melibatkan penilaian intelektualitas, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi dalam berbagai konteks.
Acara bergengsi ini menjadi titik kulminasi dari seluruh rangkaian seleksi dan pembinaan intensif yang telah dilalui para finalis Duta Fakultas Syariah UIN Malang 2025.
Grand Final tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan juga perayaan intelektual, kepribadian, serta dedikasi mahasiswa Fakuktas Syariah dalam menjadi representasi fakultas unggul bereputasi Internasional.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri Wakil Dekan III Fakultas Syariah Dr H Miftahul Huda SHI MH Pembina Duta Fakultas Syariah Rizka Amaliyah MPd perwakilan keluarga para finalis, serta tamu undangan dari berbagai unit.
Begitu juga kehadiran Duta Fakultas lainnya, Duta Batik Malang, Duta Pancasila, Duta Generasi Berencana, Duta Parekraf, Duta Genre ikut mewarnai acara yang digelar setiap tahun ini.
Turut hadir pula pihak sponsor, Duta Kampus UIN Malang, perwakilan DEMA dan SEMA Fakultas Syariah, serta anggota Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Syariah. Dukungan keluarga dan teman finalis pun menambah semarak suasana.
Ketua pelaksana, Nisa Dian Islamiaty dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pimpinan fakultas syariah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Fakultas Syariah yang telah memberikan kepercayaan dan ruang bagi kami para duta untuk menjadi representasi fakultas syariah tercinta,” ungkapnya.
Menurutnya ini merupakan kesempatan yang berupa amanah yang berharga. Terutama untuk dapat berkontribusi dan mengharumkan nama baik fakultas syariah di berbagai forum.
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah, Fardiansyah, turut menyampaikan kebanggaannya terhadap kiprah para duta. Ia menyatakan sangat berbangga dengan prestasi-prestasi gemilang yang telah diraih Duta fakultas syariah.
Pencapaian-pencapaian ini membuktikan mahasiswa Fakultas Syariah memiliki kompetensi dan dedikasi yang luar biasa. ia pun berharap para duta yang terpilih dapat melanjutkan dan bahkan melampaui prestasi para pendahulu.
Pada Grand Final, dua belas besar finalis terpilih mengikuti sesi Question and Answer (QnA) untuk menentukan pemenang.
Menghadirkan tiga juri kompeten, yakni Aditya Prastian Supriyadi SH MH (Akademisi UIN Malang). Kirana Kasih Adda SPsi (Duta GenRe Jawa Timur) dan Nabilah Ulil Fikriyah SHum (Duta Parekraf Jawa Timur).
Pembina Duta Fakultas Syariah, Rizka Amaliyah MPd memberikan pesan yang inspiratif kepada para calon duta. Ia berpesan, khususnya untuk periode 2026 mendatang, agar tidak hanya sekadar menginterpretasikan atau mewakili fakultas secara simbolis.
Lebih dari itu, para duta harus mampu mengembangkan sayap, menunjukkan inovasi dan kreativitas yang dapat membanggakan fakultas syariah. Pesanya, jadilah duta yang tidak hanya tampil. Tetapi juga berprestasi dan memberikan dampak positif bagi almamater.
Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr H Miftahul Huda SHI MH menutup rangkaian sambutan. Ia menyampaikan, hari ini adalah puncak dari sebuah proses panjang yang telah dilalui para finalis.
Ia menilai bukan hanya dinilai dari penampilan fisik, tetapi yang lebih penting adalah kecerdasan, wawasan, kepribadian. serta potensi mereka sebagai representasi terbaik Fakultas Syariah.
Lebih lanjut, Miftah menjelaskan duta fakultas harus kompetitif, terus berprestasi dan produktif yang nantinya berdampak terhadap fakultas dan institusi. Duta terpilih diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain dan menjadi inspirasi.
Sebagai pimpinan fakultas, Miftah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia. Terutama jajaran panitia, yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini dengan sukses dan meriah.
“Terima kasih juga kepada para dewan juri yang telah mengemban tugas berat dalam menyeleksi talenta-talenta unggul kita,” ungkapnya.
Muhammad Aldi Saputro, panitia dari kepengurusan duta tahun sebelumnya, memberikan refleksi jujur tentang proses penyelenggaraan acara. Ia menyampaikan bahwa prosesnya memang cukup dinamis dengan berbagai masukan dan koordinasi dari masing-masing divisi yang perlu diselaraskan.
“Namun, kami bersyukur karena pada akhirnya acara dapat berlangsung dengan meriah dan mampu memberikan pengalaman berharga bagi semua pihak yang terlibat,” ungkapnya.
Grand Final Pemilihan Duta Fakultas Syariah 2025 ini diharapkan melahirkan duta-duta terbaik yang mampu mengharumkan Fakultas Syariah UIN Malang. Khususnya dalam berbagai ajang dan forum, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional
Pada Grand Final Pemilihan Duta Fakultas Syariah 2025, menobatkan Muhammad Faiz Nurul Amin (ILHA) dan Rania (IAT) sebagai Winner Duta Fakultas Syariah.
Predikat Runner Up 1 diraih Muhammad Rafi Otman (HKI) dan Alfil laila (IAT). Serta Runner Up 2, Muhammad Azhar (IAT) dan Azzahra Raudatul Jannah (IAT)
Gelar Favorit diraihnya Dwi Loka Putih Nusantara dan Fariz Abdul Aziz.
Sedangkan Muhammad Azmil Baihaqi dan Wike Erfa Ilmida Agustina mendapat Gelar Berbakat.Serta untuk gelar Intellgensia diraih Bilal Al Qodri dan Fatihatin Hasanah.
