Cetak Dokter Berkarakter, Mahasiswa FK UNISMA Wajib Ikuti Pesantren

Indonesiandaily.com- Universitas Islam Malang (UNISMA) menerapkan pendekatan khas dalam mencetak dokter muslim berkarakter dengan mewajibkan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) mengikuti pembinaan keagamaan di Pondok Pesantren Ar-Razi pada tahun pertama perkuliahan.

Rektor UNISMA, Prof. Junaidi, M.Pd., Ph.D., menjelaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai fondasi awal pembentukan pemahaman agama, karakter, serta penguatan nilai-nilai amaliah keislaman bagi calon dokter.

“Melalui pendidikan berbasis pesantren, mahasiswa Fakultas Kedokteran diharapkan memiliki pemahaman keagamaan yang kuat dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan maupun profesinya,” ujar Prof. Junaidi, Selasa (2/9/2025).

Menurutnya, selama mengikuti pembinaan di pesantren, mahasiswa tidak hanya mempelajari ilmu agama, tetapi juga difasilitasi untuk menghafal Al-Qur’an sebagai bagian dari penguatan spiritual.

“Kami menyediakan seluruh fasilitas pendukung, termasuk kerja sama dengan berbagai rumah sakit untuk menunjang pembelajaran mahasiswa pada tahap pendidikan profesi,” katanya.

Dari sisi kapasitas, FK UNISMA secara akreditasi mampu menerima hingga 200 mahasiswa baru. Namun, demi menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan, kuota penerimaan sengaja dibatasi.

“Tahun ini kami menetapkan kuota 100 hingga 120 mahasiswa agar kualitas pendidikan tetap terjaga. Fakultas Kedokteran UNISMA telah 13 kali menyelenggarakan UKMPPD dengan tingkat kelulusan 100 persen pada ujian pertama,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *