Benchmarking UNISMA-UIN Surakarta, Bahas Digitalisasi Pembelajaran dan Strategi Akreditasi

Indonesiandaily.com- Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang bersama Fakultas Ilmu Tarbiyah UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan benchmarking yang berfokus pada penguatan tata kelola, kurikulum, serta budaya mutu program studi. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang pertemuan lantai 1 FIT UIN Surakarta.

Kegiatan ini dirancang sebagai forum strategis untuk berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan pendidikan tinggi Islam, sekaligus memperkuat kerja sama akademik antarperguruan tinggi.

Acara diawali dengan sambutan Dekan FIT UIN Surakarta, Fauzi Muharom, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia pendidikan.

“Kerja sama ini tidak sekadar bersifat administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Islam Malang, Abd. Jalil, yang mengapresiasi kesempatan berbagi pengalaman dalam pengembangan program studi.

Ia menyatakan bahwa kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi dalam tata kelola akademik serta memperkuat kualitas lulusan.

“Kami memiliki visi yang sama untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan mampu bersaing. Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan tujuan tersebut,” ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman di tingkat fakultas serta program studi yang meliputi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Prosesi tersebut turut disaksikan oleh para pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, dan staf dari kedua institusi.

Usai agenda formal, forum dilanjutkan dengan diskusi mendalam mengenai delapan klaster strategis pengembangan fakultas dan program studi. Pembahasan mencakup implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan asesmen capaian pembelajaran lulusan, penguatan distingsi program studi, hingga inovasi dalam metode pembelajaran serta digitalisasi proses akademik.

Selain itu, peserta juga membahas peningkatan kompetensi dosen melalui sistem mentoring, pembinaan mahasiswa, pelaksanaan tracer study, serta penyusunan peta jalan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Topik lain yang turut dibahas adalah strategi akreditasi nasional dan internasional, penguatan sistem penjaminan mutu internal, serta optimalisasi pengelolaan konten digital melalui website dan media sosial sebagai sarana layanan informasi dan peningkatan citra institusi.

Diskusi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif dari para peserta yang terdiri atas pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, dan tenaga kependidikan.

Salah satu perwakilan dari FAI UNISMA menilai kegiatan benchmarking tersebut memberikan banyak wawasan baru, khususnya dalam penerapan kurikulum berbasis OBE serta pengembangan strategi digitalisasi pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *