Akhdiyat Syabril Ulum Soroti Bandelnya Masyarakat Parkir Liar di Kayutangan

Akhdiyat Syabril Ulum Soroti Bandelnya Masyarakat Parkir Liar di Kayutangan

Indonesiandaily.com – Akhdiyat Syabril Ulum, anggota DPRD Kota Malang ini menyoroti bandelnya sebagian masyarakat yang parkir liar di Kayutangan Heritage. Lantaran sebelumnya kedapatan 10 sepeda motor terpaksa diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) karena parkir sembarangan pada Senin (12/1) kemarin.

Menurut Akhdiyat Syabril Ulum, anggota Dewan Kota Malang ini menegaskan dukungannya terhadap langkah pemerintah dalam melanjutkan sosialisasi dan penertiban parkir di kawasan Kayutangan Heritage. Dukungan ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban lalu lintas, serta menjaga keasrian kawasan bersejarah tersebut.

“Saya sendiri siap berkolaborasi dalam hal supporting budgetnya agar program ini dapat terus berjalan,” ungkap Ulum, Selasa (13/01/’26).

Larangan parkir di badan jalan kawasan Kayutangan diberlakukan seiring telah diresmikannya Gedung Parkir Kayutangan sebagai lokasi parkir resmi. Ia menegaskan, sebagian besar pengendara sebenarnya sudah mengetahui adanya larangan parkir di tepi jalan, namun tetap mengabaikannya.

Politikus PKS ini menyatakan pula dukungan budget diyakini bisa memperkuat pelaksanaan sosialisasi, penertiban, dan pemantauan di lapangan. Anggota Dewan Komisi C ini memang terbiasa menyoroti bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup, yang mencakup infrastruktur, pekerjaan umum, dan penataan ruang kota.

Dalam pandangannya, kegiatan sosialisasi dan penertiban perlu dilakukan secara tersistem seperti pemantauan melalui CCTV. Selain itu, diperlukan alat penunjang di lokasi Kayutangan, seperti speaker, untuk terus mengingatkan pengunjung agar parkir di tempat yang telah disediakan.

“Selain itu informasi mengenai sanksi bagi pelanggar juga perlu disampaikan secara jelas agar efektivitas program meningkat,” ucap Ulum.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang baik antara petugas formal maupun informal di lapangan. Dengan bahu membahu, diharapkan berbagai kendala dapat diatasi lebih efektif, sehingga tujuan menjaga kelayakan Parkir Kayutangan Heritage dapat terwujud.

Lebih lanjut, Ulum berharap kawasan Kayutangan Heritage menjadi contoh perilaku pengendara dalam memarkir kendaraan. Keberhasilan di lokasi ini diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan program serupa di titik-titik parkir lain di Kota Malang.

“Sehingga Kota Malang menjadi lebih rapi dan tertib ke depannya,” tutupnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *