FIA UNISMA Jadi Mitra Strategis BAPPEDA Jatim dalam Penguatan Ekonomi Masyarakat

Indonesiandaily.com- Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang (FIA UNISMA) kembali berperan aktif dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Dekan FIA UNISMA bersama Sekretaris Program Studi Administrasi Publik tampil sebagai narasumber dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jawa Timur di Hotel Aria Centra, Surabaya, Rabu (5/11/2025) .

FGD tersebut merupakan bagian dari implementasi program PETI KOIN BERMANTRA (Peningkatan Ekonomi Terintegrasi, Kolaboratif, Inovatif, dan Berkelanjutan Masyarakat Sejahtera) yang diinisiasi BAPPEDA Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti 141 peserta yang terdiri atas perwakilan BAPPEDA kabupaten/kota serta para fasilitator program PETI KOIN BERMANTRA dari seluruh wilayah Jawa Timur.

Sejumlah narasumber turut hadir dalam diskusi, di antaranya perwakilan Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BAPPEDA Provinsi Jawa Timur, Dekan FIA UNISMA, serta praktisi keperantaraan pasar Hendro Yudi Hariyanto, yang juga memandu jalannya diskusi sebagai moderator.

Dalam pemaparannya, Dekan FIA UNISMA menegaskan bahwa sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. FIA UNISMA, kata dia, siap berkontribusi aktif mendukung pelaksanaan program PETI KOIN BERMANTRA.

“FIA UNISMA berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi akademik dan kebijakan publik kami arahkan untuk menghadirkan solusi konkret, khususnya bagi pengembangan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

Dukungan yang ditawarkan FIA UNISMA meliputi penguatan branding produk UMKM, pengembangan usaha mikro, peningkatan literasi keuangan dan pemasaran, serta penguatan kapasitas masyarakat berbasis pengetahuan dan inovasi.

FGD ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan gagasan dan langkah antara pemerintah daerah, akademisi, serta pelaku ekonomi lokal. Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, diharapkan implementasi PETI KOIN BERMANTRA mampu mempercepat terwujudnya ekonomi masyarakat yang berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan sesuai arah pembangunan Provinsi Jawa Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *