Indonesiandaily.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan DWP Mengajar. Sasaran mengajar kali di Pos PAUD Mentari dengan tema “Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri”. Program DWP Mengajar ini merupakan bentuk kepedulian DWP terhadap pendidikan anak usia dini.
Seperti yang dijelaskan oleh Ketua DWP UIN Maliki Malang, Layyinah Basri. Bahwa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun DWP ke-26 dan Hari Ibu ke-97, Dharma Wanita Persatuan ini menyelenggarakan kegiatan DWP Mengajar. Program DWP Mengajar merupakan bentuk kepedulian organisasi ini terhadap pendidikan anak usia dini.
“Serta kegiatan ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya mencerdaskan generasi penerus bangsa,” ungkap Layyinah, Rabu (03/12).
Melalui kegiatan ini, para pengurus dan anggota DWP turun langsung memberikan pendampingan pembelajaran yang dirancang secara kreatif dan edukatif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan huruf dan angka, pembiasaan perilaku baik, kegiatan motorik. Termasuk pula permainan edukatif yang bertujuan menstimulasi perkembangan kognitif dan sosial anak.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan,” ucapnya.
Ia menegaskan pentingnya menghadirkan pembelajaran yang menyentuh aspek emosional dan moral agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna sejak usia dini.
Dalam kesempatan tersebut, DWP juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Sekolah serta seluruh pendidik Pos PAUD Mentari. Terutama atas dukungan dan kesempatan yang diberikan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan penuh kehangatan.
Kegiatan DWP Mengajar ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan menjadi langkah awal dari kerja sama berkelanjutan. Khususnya antara DWP UIN Maliki Malang dan lembaga pendidikan anak usia dini di lingkungan sekitar kampus.
Melalui program ini, DWP meneguhkan perannya sebagai organisasi yang aktif, peduli, dan berkontribusi dalam pembangunan karakter generasi emas Indonesia.
