Indonesiandaily.com – UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mempelajari pengelolaan unit usaha ABC Mart di Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) sebagai referensi pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
Pembelajaran tersebut dilakukan Tim Saintekpreneur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maliki Malang melalui kunjungan benchmarking pada Senin (19/10/2026). Kegiatan ini diarahkan untuk menggali pengalaman pengelolaan usaha di lingkungan perguruan tinggi yang dapat menjadi bahan pengembangan program kewirausahaan mahasiswa.
Tim Saintekpreneur diterima Wakil Dekan III FTAB UB, Dr. Ir. Mochamad Bagus Hermanto, S.TP., M.Sc., dan Wakil Dekan I, Endrika Widyastuti, S.Pt., M.P., M.Sc., Ph.D. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenal pengelolaan ABC Mart sekaligus bertukar gagasan mengenai pengembangan usaha di lingkungan kampus.
Gali Praktik Pengelolaan Usaha Kampus
Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang pertukaran informasi, tetapi juga sarana bagi FST UIN Maliki Malang untuk mencari referensi pengelolaan unit usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan mahasiswa.
Pengalaman yang diperoleh dari ABC Mart diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam menyusun program Saintekpreneur. Dengan demikian, pengembangan kewirausahaan mahasiswa dapat dirancang lebih terarah, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan kegiatan usaha.
Tim Saintekpreneur dalam kunjungan tersebut didampingi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FST UIN Maliki Malang, Dr. Akyunul Jannah, S.Si., M.P.
Keterlibatan pimpinan fakultas menunjukkan dukungan terhadap penguatan kegiatan kewirausahaan mahasiswa melalui pembelajaran langsung dari praktik yang dijalankan perguruan tinggi lain.
Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa
Benchmarking ini juga membuka ruang komunikasi antara FST UIN Maliki Malang dan FTAB UB. Pertukaran pengalaman antarfakultas tersebut berpotensi memperluas jejaring serta membuka peluang kolaborasi dalam bidang kemahasiswaan dan kewirausahaan.
Bagi pengembangan Saintekpreneur, pengalaman dari perguruan tinggi lain dapat menjadi salah satu referensi untuk merancang program yang adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa. Pengelolaan usaha yang baik diharapkan dapat menjadi pembelajaran praktis dalam membangun pola pikir kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, FST UIN Maliki Malang berupaya memperkuat Saintekpreneur sebagai bagian dari pengembangan kapasitas mahasiswa. Hasil benchmarking diharapkan menjadi bekal untuk menyusun program kewirausahaan yang lebih terarah dan berkelanjutan, sekaligus mendorong mahasiswa mengembangkan potensi usaha secara nyata.



