Satu Huruf Bisa Mengubah Makna, Mahasiswa BSA UIN Maliki Belajar Semantik Bahasa Arab dari Profesor Mesir

Satu Huruf Bisa Mengubah Makna, Mahasiswa BSA UIN Maliki Belajar Semantik Bahasa Arab dari Profesor Mesir

Indonesiandaily.com – Perbedaan satu huruf dalam bahasa Arab dapat mengubah makna kata, bahkan menghasilkan pengertian yang berlawanan. Fenomena ini menjadi pembahasan utama dalam International Scholar Engagement (ISE) yang digelar Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Forum tersebut menghadirkan Prof. Dr. Rajab Abdussalam Al-Hamshani, akademisi Akademi Bahasa Arab di Kairo, Mesir. Ia membahas pengaruh huruf al-ma‘ani terhadap pembentukan makna leksikal dalam bahasa Arab.

Melalui materi Atsar Huruf al-Ma‘ani fi Bina’ al-Dalalah al-Mu‘jamiyyah, peserta diajak memahami bahwa penguasaan bahasa Arab tidak cukup dengan menghafal kosakata. Ketepatan memahami makna juga bergantung pada struktur kalimat dan konteks penggunaan kata.

Salah satu contohnya adalah verba raghiba. Ungkapan raghiba fi berarti tertarik atau menginginkan sesuatu, sedangkan raghiba ‘an menunjukkan sikap berpaling atau tidak menghendakinya.

Perbedaan serupa terlihat pada verba qama. Ungkapan qama bi al-amr dapat bermakna melaksanakan suatu urusan, sementara qama ‘ala al-amr dapat berarti mengawasi atau bertanggung jawab atas urusan tersebut.

Perkuat Kemampuan Membaca dan Menerjemahkan

Kajian ini relevan bagi mahasiswa BSA, terutama dalam memahami teks akademik, karya sastra, dan literatur klasik Arab. Ketelitian mengenali hubungan kata dengan huruf yang menyertainya membantu mahasiswa menghindari kesalahan penafsiran dan menentukan padanan terjemahan yang tepat.

Dalam kajian linguistik Arab, huruf al-ma‘ani berfungsi membangun hubungan makna antarkata. Partikel seperti min, ila, ‘an, ‘ala, dan fi memiliki fungsi berbeda sesuai konstruksi dan konteks penggunaannya.

Perubahan huruf dapat menyempurnakan makna verba, menghasilkan variasi pengertian, membentuk pertentangan makna, mempersempit makna, hingga melahirkan makna idiomatis.

Melalui kegiatan ISE, Prodi BSA Fakultas Humaniora UIN Maliki memperluas wawasan mahasiswa melalui keterlibatan akademisi internasional. Forum ini sekaligus memperkuat pemahaman semantik sebagai bekal dalam kajian linguistik, sastra, leksikografi, dan penerjemahan bahasa Arab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *