Indonesiandaily.com – Prodi Magister Keperawatan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berkiprah di tingkat internasional melalui penyelenggaraan Inbound Academic Mobility Postgraduate Nursing Education: Enhancing Research Competency and Healthcare Exposure. Program ini digelar bersama Universiti Teknologi MARA (UiTM) Puncak Alam, Malaysia sebagai upaya meningkatkan kompetensi riset dan memperluas wawasan pelayanan kesehatan global.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan tinggi UMM. Program ini mempertemukan mahasiswa dan dosen dari Indonesia serta Malaysia dalam kegiatan akademik yang mendorong penguatan penelitian, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan jejaring internasional.
Ketua Program Studi Magister Keperawatan UMM, Prof. Dr. Yoyok Bekti Prasetyo, M.Kep., Sp.Kom, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang siap bersaing di tingkat global.
“Mahasiswa harus memiliki pengalaman akademik internasional,” kata Prof. Yoyok.
Ia menjelaskan, penguasaan teori saja tidak lagi cukup bagi lulusan magister keperawatan. Mahasiswa juga harus memiliki kemampuan riset yang kuat serta memahami berbagai sistem pelayanan kesehatan di berbagai negara.
“Kami ingin menghasilkan lulusan adaptif, inovatif, dan siap berkolaborasi secara internasional,” ujarnya.
Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa
Selama mengikuti program, peserta memperoleh pengalaman akademik melalui kuliah internasional bersama pakar keperawatan, workshop metodologi penelitian, diskusi ilmiah, presentasi proposal riset, hingga kunjungan ke rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Rangkaian kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami penyusunan penelitian berstandar internasional sekaligus mempelajari penerapan pelayanan kesehatan modern yang mengutamakan keselamatan pasien, inovasi, dan kolaborasi antarprofesi.
Prof. Yoyok menilai penguatan kompetensi riset menjadi kebutuhan utama dalam pengembangan profesi keperawatan.
“Riset menjadi fondasi praktik keperawatan modern,” tegasnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan UiTM Puncak Alam membuka peluang bagi mahasiswa belajar langsung dari akademisi internasional, memperdalam metodologi penelitian. Hingga membangun jejaring yang berpotensi menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi.

Healthcare Exposure Tingkatkan Wawasan Global
Selain memperkuat kemampuan akademik, program ini juga memberikan healthcare exposure. Yakni melalui pengamatan langsung terhadap sistem pelayanan kesehatan di lingkungan internasional.
Mahasiswa mempelajari praktik terbaik dalam manajemen keperawatan, dan pelayanan klinik. Serta pemanfaatan teknologi kesehatan, serta penerapan evidence-based nursing di berbagai unit pelayanan.
Pengalaman tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan global dengan perspektif yang lebih luas.
“Perawat masa depan harus berpikir global tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan,” ujar Prof. Yoyok.
Ia menambahkan, internasionalisasi pendidikan bukan sekadar menghadirkan mahasiswa asing. Melainkan membangun ekosistem akademik yang berkelanjutan dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Buka Peluang Kolaborasi Internasional
Kemitraan antara Magister Keperawatan UMM dan UiTM Puncak Alam juga membuka peluang pengembangan akademik lainnya. Di antaranya melalui joint research, joint publication, guest lecture, pertukaran dosen, pembimbingan tesis bersama, hingga pengembangan kurikulum yang sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan global.
Program ini juga menjadi media pertukaran pengetahuan antardosen dalam membahas isu kesehatan global, transformasi pelayanan keperawatan. Juga pemanfaatan teknologi kesehatan, hingga pengembangan riset penyakit tidak menular.
Tak hanya itu, mahasiswa juga memperoleh pengalaman berkomunikasi dalam lingkungan multikultural sehingga mampu meningkatkan kemampuan presentasi ilmiah. Termasuk pula memperluas jejaring profesional, dan membangun kepercayaan diri di forum internasional.
Melalui Inbound ini, Magister Keperawatan UMM menegaskan komitmennya sebagai program pascasarjana yang aktif membangun jejaring internasional. Program ini diharapkan melahirkan perawat, peneliti, dan pemimpin kesehatan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat global.
